Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata....

Kamis, 18 Agustus 2011

HUT Kemerdekaan ke-66 RI, Momentum Eratkan Kesatuan

Pontianak--Gubernur Kalimantan Barat, Drs Cornelis, MH mengatakan momentum HUT ke-66 RI tahun 2011 memiliki arti penting terhadap semangat kesatuan dan persatuan bangsa. Jadikan ini sebagai semangat untuk semakin mempererat rasa persatuan bangsa dan negara.

Cornelis tampil memimpin upacara di Halaman Kantor Gubernur, Rabu (17/8) kemarin.
Hal tersebut dikatakannya sebagai salah satu seruan kepada masyarakat baik yang ada di perbatasan maupun belahan nusantara lainnya, bahwa apa yang telah diberikan oleh para pahlawan harus dihargai dan dijunjung tinggi nilai pengorbanannya, yakni dengan menjadikan Indonesia sebagai negara kesatuan dan merah putih sebagai benderanya.
Dengan semangat HUT kemerdekaan tersebut, Gubernur juga mengingatkan bahwa ancaman untuk mengibarkan bendera tidak perlu diteruskan dan dibesar-besarkan karena selama ini semua daerah mendapat perhatian, namun tidak dapat secara serentak dan tuntas.
Terhadap daerah yang menyatakan diri minta diperhatikan dan mengancam mengibarkan bendera negara lain, Gubernur merespon apa yang disampaikan mereka dan bentuk responnya adalah dengan realisasi pembangunan. “Mulai saat ini, 17 Agustus kita akan akan mulai membangun,” katanya.
Sejalan dengan semangat 17 Agustus, Gubernur mengharapkan masyarakat dapat kembali berkonsentrasi membangun Kalbar dengan porsinya masing-masing dan serius dengan apa yang dikerjakan agar ada manfaatnya bagi Kalbar dan Indonesia pada khususnya.
“Mari kita bersatu dalam demokrasi untuk membangun Kalbar,” harapnya.
Upacara HUT proklamasi kemerdekaan RI gubernur bertindak sebagai inspektur upacara dan Letkol Czi. Bagus Antonov sebagai komandan upacara. Secara keseluruhan berjalan dengan khidmad walau sempat terdengar suara riuh sesaat dari dalam lobi kantor gubernur yang bersumber dari para Purna Paskibra yang sepontan bersorak saat bendera merah putih berhasil dibuka oleh paskibra, kemudian membuat sejumlah tamu VIP menoleh ke sumber suara.
Upacara peringatan ini dimulai tepat pukul 10.00 dengan diawali bunyi sirene dengan detik-detik prokalmasi. Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Minsen membacakan naskah atau teks proklamasi kemerdekaan di hadapan peserta upacara.
Menurut D Aifin, salah seorang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) pengabdian anggota Legium Veteran dalam membela bangsa dan negara tidak bisa diragukan lagi, namun, walau dengan berbagai perjuangan untuk mempertahankan NKRI telah mereka lakukan, sehingga Kemerdekaan RI memasuki usia ke 66 tahun, tapi perhatian pemerintah daerah terhadap LVRI masih belum maksimal.
“Pemerintah masih kurang memberikan perhatian kesejahteraan untuk LVRI,” kata D Arifin, saat ditemui usai detik-detik proklamasi Kemerdekaan RI di Halaman Kantor Gubernur Kalbar.(HBT)

2 komentar:

Sis Cruiser mengatakan...

mantap

alfiano mengatakan...

Tanya? Dahulu para Pejuang merebut kemerdekaan dengan bertempur di medan laga.. Saat ini kita berjuang memperebutkan kemerdekaan dengan cara apa???

 
Copyright  © 2007 | Design by uniQue             Icon from : FamFamFam             Powered by Powered By Blogger