Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata....

Senin, 17 November 2008

Gubernur Resmikan Rumah Adat Bidayuh di TMII


RUMAH ADAT.
Penampilan rumah adat Dayak Bidayuh yang diresmikan Gubernur Kalbar Cornelis di Taman Mini Indonesia Indah. FOTO Humas Pemprov Kalbar.

Gubernur Kalbar Drs. Cornelis, MH akan meresmikan Rumah Adat Dayak Balug Desa Sebujid Suku Dayak Bidayuh di Kecamatan Siding Kab. Bengkayang yang sudah rampung. Pembangunannya di Anjungan Kalbar Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Sabtu (8/11).
Gubernur juga akan hadir pada gelar acara Pesona Budaya Bengkayang Upacara Adat Nyobeng Suku Dayak Bidayuh tersebut, dan pihak “Manajemen TMII Kalbar di Jakarta pun sudah mempersiapkan segala sesuatunya sehubungan dengan acara peresmian Rumah Adat yang terbilang unik dan langka serta merupakan potensi budaya anak bangsa yang belum tentu ada di tempat lainnya,” ujar Kabag Humas dan Protokol, Drs Hamdan Harun M.Si.

Rumah adat yang diresmikan ini didesain khusus sesuai bentuk rumah aslinya yang saat ini masih berdiri kokoh terletak di Desa Sebujit Kabupaten Bengkayang perbatasan antara Kalbar dan Serawak.

Tak tanggung-tanggung segala bahan material bangunan dan interior didatangkan dari Kab. Bengkayang. Replika bangunan ini berbentuk kerucut 2 lantai dengan tinggi 24 meter dari dasar tanah. Tiang penyangga dari bahan kayu belian asli setinggi 18 meter hingga lantai yang jumlahnya tak kurang dari 35 batang.
Bangunan kerucut ini berdiameter 6 meter. Dindingnya dari kulit kayu, dengan atap daun, sementara tangganya dari kayu belian diapit kiri kanan pegangan menggunakan bambu.
Di dalam ruangan rumah adat ini terdapat satu buah gendang yang bernama Sibang. Fungsinya untuk mengusir roh-roh jahat.
Tikar di dalam ruangan menggunakan tikar bidai asli, dan dilengkapai dengan berbagai interior khas Dayak Suku Bidayuh. Bangunan tersebut dikerjakan selama 2 minggu dengan tenaga kerja sebanyak 13 orang yang khusus didatangkan dari Bengkayang.

Lokasi bangunan terletak persis di samping Rumah Betang di bagian depan sebelah kiri pintu masuk anjungan Kalbar persis menghadap danau.
Bupati Bengkayang Yakobus Luna pada 27 Oktober lalu telah melakukan peninjauan ke Anjungan Kalbar TMII guna persiapan peresmian.

Untuk menuju ke Desa Sebujit Kecamatan Siding dari Kecamatan Seluas Bengkayang dimaksud hanya dapat ditempuh melalui jalan sungai dengan speedboat sekitar 3 jam dan dilanjutkan dengan jalan kaki melintasi perbukitan sekitar 1,5 jam. Ini kalau keaadaan air sungai surut, tetapi kalau air sungai pasang speedboat bisa langsung bersandar di dermaga Desa Sebujit. Selanjutnya ketika sampai di Desa Sebujit kalau ingin melanjutkan perjalanan ke Serawak hanya memerlukan sekitar 2 jam dengan jalan kaki.

1 komentar:

TRIGONA INDONESIA mengatakan...

kami masyarakat Bengkayang ikut bangga atas adanya anjungan tsb,atas prakarsa Bapak dan kinerja Bapak memimpin Kalbar semoga menambah kecintaan rakyat thd Bapak.

 
Copyright  © 2007 | Design by uniQue             Icon from : FamFamFam             Powered by Powered By Blogger