Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata....

Minggu, 16 Maret 2008

Galakkan Program Pembinaan Kesehatan Sekolah

Pemprov Kalbar terus melakukan pembinaan terhadap program pengembangan kesehatan di sekolah. Salah satunya melalui penilaian lomba sekolah sehat pada tahun 2008. “Sekolah tidak saja sebagai tempat untuk belajar dan menuntut ilmu melainkan juga sebagai tempat hidup bagi anak. Karena itu sekolah harus mempunyai lingkungan yang sehat, bersih dan indah,” Demikian ungkap Kepala Biro Sosial Setda Provinsi Kalbar, Dra. Sri Djumiadatin MSi, Jumat (15/2) kemarin.

Sri menyatakan, lingkungan sekolah yang sehat, bersih dan indah menjadi salah satu faktor pendukung proses belajar mengajar. “Anak didik jadi betah di sekolah. Untuk itulah sekolah diharapkan bisa menjadi tempat bagi anak untuk mempelajari bagaimana lingkungan yang ideal untuk hidup sehat,” imbuhnya seraya tersenyum.
Sri yang juga merupakan Sekretaris Tim Penilai Usaha Kesehatan Sekolah menyebutkan bahwa usaha membina, mengembangkan dan meningkatkan kemampuan hidup sehat maupun derajat kesehatan sangat tepat dilakukan melalui proses pembelajaran di sekolah. Pasalnya, sekolah menjadi tempat berlangsungnya proses belajar-mengajar minimal 1800 jam per tahun. Artinya, sepertiga hidup anak-anak dihabiskan di sekolah. Oleh sebab itu, Pemprov Kalbar akan melakukan penilaian lomba sekolah sehat (LSS) Tahun 2008 terhadap program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). “LSS ini diharapkan bisa menilai sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai dalam pelaksanaan program UKS ini,” kata Sri dengan nada datar.
LSS dilakukan secara rutin dan berjenjang setiap tahun mulai dari TK/ RA, SD/MI, SLTP/MTs dan SLTA/MA dan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Kalbar. Keberhasilan pembinaan dan pengembangan program UKS ini dapat menjadi salah satu indikator penilaian terhadap keberhasilan Dinas, Badan dan Instansi Pemerintah yang tergabung dalam Tim Pembina UKS Provinsi maupun kabupaten/kota, yaitu dinas pendidikan, dinas kesehatan, depag, dan biro sosial/bagian kesra.
Adapun jenis dan jenjang pendidikan yang diusulkan oleh Pemkab/Pemkot untuk dinilai oleh Tim Penilai LSS Provinsi adalah sekolah yang menjadi pemenang pertama LSS di kabupaten/kota. Penilaian dimulai pada 18 Februari 2008 di Kabupaten Pontianak, yaitu Raudhatul Atfhal Mathla’ul Anwar Sungai Pinyuh, SD Negeri 29 Sungai Kakap, SMP Negeri 2 Mempawah dan SMA Negeri 2 Mempawah.
Penilaian di Kota Singkawang dilakukan pada 19 Februari 2008 di TK Pembina Perumnas Roban, SD Negeri 7, SMP Negeri 4 Kelurahan Jawa dan SMA Negeri 1 Singkawang. Selanjutnya, pada 20 Februari penilaian LSS dilakukan di Kabupaten Sambas yang meliputi SD Negeri 4 Nagur dan SMP Negeri 1 Sambas. Di Kabupaten Bengkayang, penilaian LSS untuk SD, SMP dan SMA dilakukan pada 25 Februari 2008.
Pada 26 Februari 2008 akan dilakukan penilaian di SD Negeri 5 Sintang dan SMP Negeri 1 Sintang. Selanjutnya, pada 27-28 Februari TP LSS akan melakukan penilaian di TK Imanuel Nanga Pinoh, SD Sari Lestari Menukung, SMP Negeri 1 Tanah Pinoh dan SMA Negeri 1 Belimbing. Sedangkan penilaian di MIN Sanggau, SMP Yos Soedarso Parindu dan SMA Negeri 2 Sanggau dilakukan pada 29 Februari 2008.
Selanjutnya, pada 3 Maret TP LSS Provinsi akan melakukan penilaian di Kabupaten Ketapang yaitu di SD Negeri Sukabangun, SMP Negeri 3 Desa Sampit dan SMK Negeri 1 Desa Baru. Pada 5-6 Maret 2008 penilaian dilakukan di Kabupaten Kapuas Hulu, yakni di TK Ratih Pratiwi Putusibau Utara, MIN Putusibau Utara, MTS Plus Al-Jihad Hulu Gurung dan SMA Negeri 1 Putusibau Selatan. Penilaian terakhir dilakukan di Kota Pontianak, yakni di TK Mujahidin II Perumnas III, SD Negeri 6 Tanjung Raya II, SMP Negeri 10 Gang Waru dan MAN II Jalan Ahmad Yani Pontianak.
Adapun pemenang I, II, dan III dari LSS tingkat Provinsi ini akan mendapatkan hadiah dalam bentuk paket, uang tunai, serta piagam penghargaan dari Gubernur Kalbar pada peringatan Hardiknas pada 2 Mei 2008. Selain itu, pemenang I berhak mengikuti penilaian LSS tingkat nasional pada bulan Mei mendatang. Disamping itu, para Kepala Sekolah atau Guru SKS juga akan mendapatkan reward berupa perjalanan studi pembelajaran terhadap sekolah yang berhasil melaksanakan program UKS dengan baik, yaitu di Sukabumi Jawa Barat.□Andry/Borneo Tribune

0 komentar:

 
Copyright  © 2007 | Design by uniQue             Icon from : FamFamFam             Powered by Powered By Blogger