Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata....

Jumat, 28 Oktober 2011

Dekranasda Bantu Pemasaran Nasional


PONTIANAK--Ketua Dekranasda Kalbar Ny Frederika Cornelis meminta kepada stakeholder (pemangku kepentingan) di daerah kabupaten-kota se-Kalbar pro aktif mengirim kerajinan khas daerahnya ke Gedung POM (Pusat Oleh-oleh dan Makanan) Khas Kalbar. Selain industri kerajinan dan makanan, juga hal-hal berkualitas lainnya.

Pendamping hidup Gubernur Kalbar Drs Cornelis, MH ini mengakui bahwa gedung POM Khas Kalbar berdiri dengan luas bangunan 42,68 meter persegi dan teras 16 meter persegi dapat menampung dan memasarkan produk kerajinan oleh-oleh secara keseluruhan. “Dibangunnya gedung ini memudahkan tamu untuk mencari produk oleh-oleh dan makanan khas daerah kita,” ujarnya.
“Untuk itu saya mengimbau kepada Dekranasda Kabupaten-Kota untuk berperan aktif mengisi kerajinan khas daerahnya di sini dengan catatan kualitas,” kata wanita nomor satu di Kalbar yang akrab disapa Ny Frederika Cornelis seusai peresmian Gedung Pusat POM Khas Kalbar, kemarin.
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekransda) Provinsi Kalbar ini juga menyerukan agar kesempatan ini harus dioptimalkan sehingga kabupaten-kota bisa mengetahui sistem kerjanya, dan Dekranasda Provinsi juga akan berusaha membantu memasarkan produknya sampai di luar Kalbar. Seperti yang sudah Dekranasda lakukan di Bali (Kute) yang melakukan kerjasama dalam bidang kerajinan kayu dan anyaman. Tapi kerjasama ini terputus karena permintaannya banyak sementara pengerajin tidak mampu memenuhi permintaan.
“Saya berharap dengan diresmikannya gedung Pusat Oleh-oleh ini bisa memulai kerjasama yang baru, sehingga pemasaran lebih luas lagi,” katanya.
Di sela-sela peresmian gedung ia juga berharap Dekranasda bisa melakukan kerjasama dengan perhotelan di segi pemasaran, dimana setiap perhotelan bisa membawa tamu hotelnya untuk mengunjungi Gedung Pusat Oleh-oleh dan Makanan Khas Kalbar, sehingga bisa memberikan dorongan para pengerajin untuk lebih kreatif dan pengerajin juga bisa meningkatkan pendapatannya. (BT)

3 komentar:

God Is Not Anemia mengatakan...

Orang - orang kafir dayak itu musnahkan saja, ngapain sih penyakit dipiara, lihat contohnya tuh amerika miara penyakit yang namanya yahudi, akibatnya amerika sendiri yang sengsara sama kelakuan yahudi.

Indonesia harusnya seperti Malaysia dong, Dayak Macam - macam Bakar kebunnya dayak, bakar rumahnya dayak, masih nekat juga tembak aja itu Dayak.
mereka tuh Kafir - kafir hanya mengerti hardikan dan pukulan, ngapain lagi Indonesia kurang kerjaan "mengatakan Dayak juga rakyat kami, sipil, sipil..", sementara saudara - saudara seimannya habis dibantai.

terserah Sekuler mau mengatakan saya Scientist atau Provokator. tapi saya menulis ini dengan niatan Scientific.

saya pernah membaca Artikel seorang Pelatih anjing, Pelatih anjing menulis : "tahukah anda sebenarnya ketika pemilik anjing menganggap anjing itu sebagai keluarganya sebenarnya sang anjing menganggap pemiliknya sebagai pelayannnya/ bawahannya".
dan saya juga membaca di artikel kedokteran bahwa :"DNA manusia itu terdiri dari 5 persen DNA serigala", jika saja manusia tersebut bukan Islam maka pedoman hidupnya adalah dorongan dari fisiknya, memelihara Kafir - kafir dayak sama sajadengan memelihara hewan buas didalam rumah,lalu kita tinggalkan anak - anak kita bersama serigala - serigala kelaparan didalam rumah, tentu saja anjing - anjing dayak itu akan memakan anak - anak kita.
selain Dayak Diprovokasi oleh kristen yang memang mendukung Rasisme Yahudi, dan memicu persaingan ras yang tidak sehat, Animisme Dayak juga memang mirip Yahudi, dalam adat Dayak yang paling banyak mengumpulkan kepala korban dirumahnya adalah yang paling ditakuti, dan dipercaya oleh mereka akan mengangkat nama keluarga, jelas jelas sesat, sudah membunuh bangga lagi, orang orang primitif dayak seperti ini harus segera dideprograming, janganlah budaya mereka orang - orang dayak dilindungi. kita harus melakukan deprograming sebagaimana kita harus berhasil mendeprograming dan memusnahkan Moloch yang mengorbankan bayi, dan Amerika berhasil mendeprograming bangsa maya yang mengorbankan Jantung Manusia.
Jangan heran , kalau kita hanya akan berkunjung ya kelihatannya semua orang itu ramah, kalau anda berkunjung ke Israel misalnya anda akan melihat ya mereka ramah - ramah saja, malah Gus Dur mengatakan kok mereka orangnya suka melawak, tetapi dibelakang anda mereka membantai Saudara - saudara Muslim.

kita Manusia pada umumnya suka membagi dua "meja tamu", satu untuk yang seiman satu untuk yang tidak, maka berhati - hatilah.
maaf tapi maksud saya bukan orang - orang dayak itu kafir, tetapi kafir - kafir yang memusuhi islam yang kebetulan suku Dayak.

Kami Islam kok yang sedang diserang, Di Kalimantan, Ambon, Palestina kami diserang, bahkan kami dikejar sampai ke internet, di internet kami masih diserang juga.

Kami Islam tidak seperti Kristen atau Buddha, kalau saudara - saudara seiman kami diserang, kami balik menyerang.

jadi alangkah baiknya kita berdamai, tapi kalau tidak bisa, perangpun tak apa - apa.
Lihat sekarang mana World Trade Center yang kafir - kafir banggakan?, mana sekarang Pady Bears Bali?, mereka jadi pasir.

God Is Not Anemia mengatakan...

Kami umat Islam harus melindungi saudara saudara seiman kami, tidak hanya menghindar, akan tetapi harus menyerang balik para penyerang.
dapat kita lihat kan pada tulisan - tulisan Dayak Psikopat di Forum Topix ?, Dayak itu pantasnya diusir dari Indonesia, pemerintah kita pemerintah sekuler hanya sanggup menyiksa diri dengan melindungi orang - orang jahat pembunuh anak - anak dan wanita seperti dayak, banyak para pelaku kerusuhan dari ambon dan dayak tidak ditangkap, akhirnya mereka menyebar ke seluruh pelosok, diantara mereka ada yang menyelasikan pendidikan, lalu menjadi bandar Narkoba dan tidak segan - segan mencekoki pemuda pemudi kita dengan Narkoba, Renten, kriminal dan lain sebagainya sebagaimana mereka mencincang bayi saudara seiman kita, saya tau mayoritas dari dayak pelaku kerusuhan itu tidak ada yang menjadi pelayan atau karyawan karena delusi mereka , mereka biasanya menjadi bandar Narkoba atau setidaknya Perampok.
diantara para pelaku kerusuhan, dayak dan ambon yang pernah mencincang bayi juga ada diantara mereka yang masuk kedalama instansi pemerintahan dan group Missionaris gereja,yang diamana akibatnya terbentuklah jaringan konspirasi antar pengedar Narkoba - Terroris Kristen - Mafia - Oknum Pemerintah - Pasukan Salib, inilah kesalahan kita mempercayai sekuler Indonesia yang hanya diperlemah Barat dan dilatih untuk menjadi satpam oleh para salibis, bukan menjadi politikus dan militer.
bukankah dalam injil sendiri tertulis : "Akan datang orang - orang yang membunuh dan menyiksa hamba - hamba Allah, dan orang orang yang menyiksa dan membunuh tersebut sedang mengira dirinya sedang beribadah kepada Allah", siapa lagi mereka kalau bukan tentara salib dan para algojonya Dayak, Ambon, Israel, Bashar Assad.
masih ingatkah dayak ketika Peristiwa mangkuk merah?, setelah Dayak mengikuti keinginan Soeharto dan Amerika, apa yang mereka dapatkan?, mengapa Dayak memenggal kepala Cina padahal mereka orang - orang yang tekun membuat Pabrik yang sanggup mempekerjakan ribuan orang?, tidak jauh seperti pemenggalan terhadap Madura, anak - anak dan Wanita juga disembelih.
tahukah anda perkataan keji Soeharto kepada ajudannya ketika dia merencanakan tragedi mangkuk merah? dia mengatakan : "bunuh mereka (cina - cina) atau kamu harus memberi mereka makan", Tuhanlah yang memberi manusia makan bukan Soeharto, dari perkataannya dapat disimpulkan soeharto adalah seorang Kapitalis Darwinis.

God Is Not Anemia mengatakan...

Sedangkan kita tahu Darwinis adalah Ideologi kejam dalam politik, diantara pengikutnya adalah Hitler dimana mereka mengikuti tingkah hewan yang tidak cocok ditiru manusia. mana sekarang hitler yang mempunyai teknologi canggih? dia hancur secanggih apapun dia, kalau mengikuti darwinis.
saya ini seorang Sosialis dan memang begitu adanya, memang sudah menjadi kingdom saya menjadi sosialis, psikopat (satanist menyebutnya vampir) memang sudah seharusnya menjadi musuh saya, kita semua dilahirkan dalam keadaan lemah, tidak membawa apa - apa dan setelah meninggal juga tidak ada materi yang kita bawa kecuali amal soleh kita.
dimana seseorang yang lupa akan dirinya dan menjadikan dirinya merasa lebih tinggi dari yang lainnya dia tidak mau mendengarkan pendapat orang lain, padahal sadarkah kita kalau sewaktu kita masih bayi kitalah yang menangis paling keras karena ketidak berdayaan kita?,
bagaimanapun juga budaya jahat Dayak dimusnahkan atau tidak, akan tetap musnah karena Jiwa Sosialis dan Humanis ada pada setiap orang, kepada pelaku kerusuhan mangkuk merah tionghoa dan sampit dayak, tanyakan kepada hati kecil anda, coba ingat - ingat kembali ketika anda mengayunkan mandau kepada balita, bagaimanapun juga hati kecil tak bisa dilawan dan mother earth pun tidak ingin dikambing hitamkan, perlu diketahui mother earth pun dijaga malaikat.
3 tahun yang lalu saya lihat thread Topix dayak bermunculan algojo algojo dayak arrogant, hanya dalam jangka waktu 3 tahun yaitu sekarang mereka tidak terlihat lagi di thread, karena mereka tau akibat dari melawan jiwa sosial dan kemanusiaan dalam hati kecil, mereka merasakannya sekarang.

sayapun merenung, saya sebagai orang yang belum memegang dan mengayunkan pedang, mengapa menjadi orang yang merasa paling bersalah, saya sadar bahwa saya ditakdirkan untuk memusuhi psikopat, saya akan mengabarkan sosialisme Islam dengan semua tenaga saya yang ada, karena saya tidak tahan dengan rasa sakitnya penyesalan dalam diri saya, budaya atau apapun tidak akan bisa menghalangi saya.

 
Copyright  © 2007 | Design by uniQue             Icon from : FamFamFam             Powered by Powered By Blogger