Pemprov akan Tambah Modal Rp200 M ke Bank Kalbar
Bank Kalbar saat ini terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, dengan menambah produk-produk baru yang berkaitan dengan keinginan masyarakat luas, terutama dalam bertransaksi yang lebih mudah. Bank Kalbar telah melakukan integrasi yang lebih baik antara Bank Pembangunan Daerah (BPD).
“Saat ini kita telah menciptakan sebuah produk berupa BPD Online, di mana setiap nasabah Bank Kalbar bisa melakukan transaksi kemana pun dia pergi di seluruh Indonesia, karena di seluruh Indonesia memiliki BPD, apakah itu namanya Bank Jawa Barat, Bank DKI Jakarta, maupun Bank Papua di Irian Jaya,” ungkap Dirut Bank Kalbar Djamaludin Malik di Gedung PCC, Kamis (18/6).
“Dengan adanya BPD Online masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam bertransaksi kemana pun dia pergi,” ungkap Djamaludin.
Kata Djamaludin, untuk mendukung program ini Bank Kalbar telah bergabung dengan ATM bersama yang saat ini sudah berjumlah 70 bank. Mulai dari bank BUMN hingga bank swasta, sehingga dari produk ATM bersama ini nasabah dapat mengakses di ATM bersama yang tersebar di seluruh Indonesia.
Selain itu Bank Kalbar saat ini juga akan mengembangkan lagi ATM bersama ini untuk dapat bekerja sama dengan Malaysian Electronic Payment System yang tergabung dalam ATM bersama.
Sedangkan kaitannya dengan pembiayaan BPD Online ini dan ATM bersama yang penghimpunan dana berasal dari masyarakat, Direktur Utama Bank Kalbar ini mengatakan tentunya dana ini harus disalurkan lagi ke masyarakat, dan salah satu produk yang diluncurkan adalah Unit Usaha Mikro, di mana UUM membiayai nasabah atau masyarakat Kalbar dengan skala mikro dengan dana maksimum 50 juta rupiah.
“Kita memberi kemudahan untuk pengusaha kecil seperti pedagang asongan, pedagang pasar tradisional, kita bisa berikan 5 juta rupiah dengan syarat yang sangat ringan. Cukup dengan usaha yang dibiayai tanpa jaminan tambahan, ini yang agak berbeda dengan produk kredit lainnya.”
Saat ini lanjut Djamal—sapaannya—sudah buka di Pasar Mawar sebanyak satu unit, dan ke depan Bank Kalbar juga akan membuka di kabupaten dan kota se-Kalbar.
Sementara itu Gubernur Kalbar Drs Cornelis, MH dalam sambutannya yang sekaligus meresmikan produk baru Bank Kalbar ini mengatakan peluncuran Unit Usaha Mikro Bank Kalbar diharapkan mampu mengurangi angka kemiskinan.
“Berbagai prestasi yang telah diraih Bank Kalbar selama ini menunjukkan besarnya kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat dan kepercayaan ini harus selalu dijaga,” ungkapnya.
Menurut Cornelis, dengan adanya Undang-undang Perbankan No 40 Tahun 2007, Bank Kalbar juga harus menambah modal sekitar 600 miliar, dan Pemprov akan mengajukan melaui DPRD Provinsi untuk mengusahakan tambahan modal sekitar Rp 150-200 miliar pada tahun anggaran 2009.
Dalam acara launching tiga produk terbaru Bank Kalbar ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Kalbar Ir H Zulfadhli serta hadir pula artis Yuni Shara dan Hendri Lamiri.□Lukas B Wijanarko/Borneo Tribune, Pontianak
Selasa, 19 Agustus 2008
BPD Online, Transaksi di Seluruh Indonesia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Sep 2012

0 komentar:
Posting Komentar