Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata....
Tampilkan postingan dengan label Musrenbang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musrenbang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 April 2008

Jadual Padat, Gubernur Batal Hadiri Musrenbang Sintang

KETIDAKHADIRAN Gubernur Kalbar, Drs Cornelis MH, pada Musrenbang Kabupaten Sintang bukan dikarenakan sibuk mengurus pernikahan putri pertamanya atau karena adanya masalah antara Pemprov Kalbar dengan Pemkab Sintang.

“Namun, karena sedang menjalankan tugas-tugas kenegaraan yang telah terjadual jauh hari sebelumnya,” tegas Kabag Humas dan Protokol Pemprov Kalbar, Drs Hamdan Harun M.Si, seraya menambahkan bahwa pada saat Musrenbang Kabupaten Sintang digelar, Gubernur menerima tamu-tamu penting, antara lain Ketua MPR RI, Hidayat Nurwahid, dan investor dari Jakarta.
Disamping itu, kata Hamdan, pernikahan putri pertama Gubernur telah mempunyai panitia khusus yang bertanggung jawab terhadap kelancaran acara. Jadi pernikahan putrinya tidak mengganggu tugas beliau selaku Gubernur Kalbar.
Lebih lanjut Hamdan menjelaskan, Gubernur mendisposisikan agar Wakil Gubernur Kalbar, Drs. Christiandy Sanyaja, SE, MM menggantikannya untuk menghadiri Musrenbang Kabupaten Sintang. Akan tetapi, karena pada saat bersamaan Wagub harus mendampingi Ketua MPR RI, Hidayat Nurwahid, melakukan kunjungan kerja di Kalbar. Untuk itu, Wagub kembali mendisposisikan agar pihaknya diganti oleh Sekda Kalbar.
“Tetapi pada saat yang bersamaan, Sekda harus menghadiri pemakaman adiknya maka kehadiran Sekda pun terpaksa harus digantikan oleh Kepala Bappeda,” jelas Hamdan.
Sementara, Kepala Bappeda Kalbar, Ir Fathan A Rasyid, mengungkapkan ketidakhadirannya dikarenakan pihaknya menghadiri Satuan Kerja Perangkat Daerah Infrastruktur di Ruang Praja II. Untuk itu, Fathan terpaksa mengutus Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda Kalbar. Disamping itu, masih ada kegiatan-kegiatan lain yang sudah dijadualkan sejak lama. (Humas Pemprov)□Aulia Marti/Borneo Tribune

Baca Selengkapnya...

Program Pembangunan Harus Sinkron

Ketapang Kebagian Dana Rp982,7 Miliar

GUBERNUR Kalbar, Drs Cornelis MH, mengatakan total dana yang dialokasikan untuk Kabupaten Ketapang pada 2008 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN serta kegiatan APBD Provinsi sebesar Rp982.729.166.300. Hal itu terungkap pada Musrenbang RKPD Kabupaten Ketapang, belum lama ini.

Cornelis mengungkapkan, alokasi dana yang dimaksud terbagi atas DAU berjumlah Rp556.986.638.000 , DAK sebesar Rp66.239.000 , serta kegiatan APBD Provinsi dan APBN yang dikelola SKPD Provinsi yang ada di Kabupaten Ketapang sebesar Rp209.076.686.300,- yang dianggarkan pada program dan kegiatan di beberapa SKPD serta Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Kabupaten/ Kota.
Sedangkan pada DIPA APBN sebesar Rp150.426.842.000,- , terdiri dari Rupiah Murni (RM) sebesar Rp138.889.745.000; Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp2.842.097.000; dan Pinjaman Luar Negeri (PLN) sebesar Rp8.695.000.000,-. Sementara itu, dari alokasi dana tersebut di atas, yang dikelola oleh Kantor Daerah/ Kantor Pusat (KD/KP) sebesar Rp123.039.666.000,- dan Tugas Pembantuan (TP) sebesar Rp27.387.176.000,-
Cornelis menegaskan agar rencana pembangunan yang disusun harus sesuai dengan situasi dan kondisi serta potensi daerah. Selain itu, juga disinkronkan dengan program dan kegiatan yang ada di provinsi serta kabupaten lain yang berdekatan, termasuk kota. “Hal ini saya maksudkan agar terjadi saling menunjang antara kabupaten yang berdekatan,” tegasnya.
Lebih lanjut diungkapkan, jika melihat rentang waktu perencanaan jangka menengah, maka Musrenbang RKPD Kabupaten Ketapang kali ini relatif istimewa karena merupakan tahun awal perencanaan dan pelaksanaan RPJMD Kalbar Tahun 2008-2013. Oleh sebab itu, pelaksanaan Musrenbang harus mendapat perhatian dan komitmen yang serius guna mewujudkan visi pembangunan Kalbar lima tahun ke depan, yaitu “Terwujudnya Masyarakat Kalimantan Barat yang Beriman, sehat Cerdas, Aman, Berbudaya dan Sejahtera,” ujarnya lagi.
Sementara Bupati Kabupaten Ketapang, Morkes Effendi, mengungkapkan keluaran dari pelaksanaan Musrenbang adalah adanya kesepakatan tentang prioritas program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2009. Dalam rencana pembangunan Tahun 2009, Pemerintah Kabupaten Ketapang akan memprioritaskan program-program yang terkait dengan penyediaan infrastruktur bagi masyarakat, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi rakyat.
“Pembangunan pedesaan serta peningkatan kemampuan kapasitas aparatur pemerintah daerah yang nantinya diharapkan dapat mendorong kemajuan pembangunan kabupaten Ketapang,” kata Morkes Effendi.□Andry/Borneo Tribune

Baca Selengkapnya...

Cornelis: Ketapang Turut Menentukan Pembangunan di Kalbar

PELAKSANAAN pembangunan di kabupaten dan kota pada dasarnya tidak terlepas dari visi dan misi pembangunan Kalimantan Barat. Artinya, keberhasilan pembangunan Kalbar juga ditentukan oleh keberhasilan pembangunan Kabupaten Ketapang.

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Kalbar, Drs Cornelis MH, saat membuka musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) Kabupaten Ketapang, di Pendopo Bupati, Selasa (18/3) kemarin. Sehari sebelumnya, gubernur juga membuka musrenbang di Kabupaten Kayong Utara (KKU).
Cornelis juga mengingatkan peserta musrenbang, penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), program dan kegiatannya, harus bersinergi dan berintegrasi dengan program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pusat.
Dikatakannya, musrenbang tingkat kabupaten merupakan forum musyawarah pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholder), untuk mematangkan rancangan RKPD hasil musrenbang tingkat kecamatan yang memuat prioritas pembangunan daerah, pagu indikatif pendanaan berdasarkan urusan dan fungsi SKPD.
“Disamping itu, mencakup pula rancangan alokasi dana desa serta informasi mengenai kegiatan yang pendanaannya bersumber dari APBD kabupaten/provinsi, ABN dan sumber pendanaan lainnya, dengan demikian forum tersebut sangat penting dan strategis,” ungkapnya.
Dilihat dari rentang waktu perencanaan jangka menengah, musrenbang Kabupaten Ketapang menurutnya relatif istimewa, karena merupakan tahun awal perencanaan dan pelaksanaan RPJMD Kalbar tahun 2008-2013. Terlebih lagi dalam rangka ‘Terwujudnya Masyarakat Kalbar yang beriman, sehat, cerdas, aman, berbudaya dan sejahtera’ yang merupakan visi Kalimantan Barat lima tahun ke depan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ketapang, H Morkes Effendi SPd MH, mengatakan, rencana pembangunan pada tahun 2009 mendatang memprioritaskan program-program yang terkait dengan penyediaan infrastruktur bagi masyarakat, pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi rakyat, serta pembangunan pedesaan dan peningkatan kemampuan/kapasitas aparatur Pemkab.
Disamping itu, kata Morkes, Pemkab juga menanggapi isu-isu strategis pembangunan di Kabupaten Ketapang, terutama mengenai peningkatan jalan-jalan poros, sarana dan prasarana perhubungan, seperti bandara, pengerukan alur muara pelabuhan, pelabuhan perikanan, fasilitas air bersih, pendidikan dan kesehatan serta pemberdayaan usaha perekonomian rakyat.
“Semuanya itu perlu dukungan dari Pemprov Kalbar untuk diakomodir dan disinergikan dengan rencana kerja Pemprov,” papar Morkes.
Menurutnya, musrenbang salah satu tujuannya adalah menjadi media konsultasi publik bagi segenap stakeholder daerah, untuk menetapkan program dan kegiatan serta merekomendasi kebijakan untuk mendukung implementasi program/ kegiatan TA 2009.
Tampak hadir sejumlah kepala instansi Pemprov Kalbar, para kepala instansi di lingkungan Pemkab Ketapang, camat, lurah, kades, LSM dan sejumlah organisasi kemasyarakatan lainnya. Musrenbang digelar selama dua hari. (Gusti Iswadi-Freelancer/Borneo Tribune)

Baca Selengkapnya...
 
Copyright  © 2007 | Design by uniQue             Icon from : FamFamFam             Powered by Powered By Blogger