
PONTIANAK--Kepanikan masyarakat menyusul terjadinya kelangkaan BBM (bahan bakar minyak) tidak perlu berkelanjutan, karena saat ini stok sudah masuk ke Depot Pertamina. Artinya, stok BBM untuk Kalbar aman.
Hal itu dikatakan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis usai menghadiri lomba cerdas cermat (LCC) empat pilar yang diselenggarakan Sekretariat MPR di hotel Kapuas Palace, Kamis (10/3).
“Sekarang stok sudah aman masyarakat jangan panik lagi,” tegas Cornelis.
Menurutnya, kondisi saat ini dimana kapal tangker sudah dapat merapat ke Depot Pertamina untuk membongkar BBM, semestinya membuat masyarakat dapat tenang dan tidak mengantre hingga berlarut-larut yang hanya dipicu dari rasa panik yang berlebihan saja.
Selain itu, Cornelis juga meminta kepada para pemilik kendaraan yang mengantre BBM yang selanjutnya dituang untuk dijual kembali dalam bentuk eceran agar tidak melakukannya lagi dan begitu juga dengan para pedagang eceran jangan mengambil kesempatan menjual bensin eceran diatas harga kewajaran.
“Jangan lagi mengambil kesempatan untuk bolak-balik mengatre dengan mobil atau motor lalu dicurah kejerigen, sebab kalau ketahuan aparat akan bertindak, termasuk pengecer jangan menjual diatas harga wajar,” ingatnya sembari meminta aparat berwenang, terutama penegak hukum untuk turut mengontrol harga di tingkat pengecer atau kios.
“Aparat kepolisian harusnya tegas dengan oknum pemilik kios nakal, sebab kita semua yang dirugikan,” katanya.
Di tempat terpisah, Jhon Haidir Sales Repersentatif Pemasaran Pertamina Wilayah VI Kalimantan menjelaskan sejak 10 Maret 2011 pasokan BBM dari depot Pertamina ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) ditingkatkan hingga lebih dari enam puluh persen perharinya dari yang sebelumnya untuk kebutuhan hanya 800-900 kiloliter (Kl) meningkat menjadi 1200-1380 Kl.
“Kami pasok BBM sampai kebutuhan masyarakat terpenuhi dan sudah kami tingkatkan jumlahnya bahkan SPBU kami wajibkan untuk buka 24 jam,” terang Jhon Haidir.
Jhon Haidir juga menjelaskan terhadap pasokan BBM hingga ke SPBU merupakan kewajiban mutlak dari Pertamina dan jika terdapat masalah di dalamnya Pertamina siap disalahkan, namun terhadap para kendaraan pengantre dan pengecer yang menjual BBM di atas batas normal sudah bukan kewajibannya lagi dan hal tersebut diserahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian untuk menanganinya.
MPR Tolak BBM Naik
Mejelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menolak rencana pemerintah tentang pembatasan dan menaikkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp 500,00 pada awal Juni.
Hal ini dikatakan Wakil Ketua MPR, Lukman Hakim Saifuddin di Hotel Kapuas Palace, Pontianak, Kamis (10/3) sore.
“ Tidak pada tempatnya kalau BBM naik karena beban masyarakat yang semakin berat, katanya.
Lebih lanjut, ia mengatakan MPR mengharapkan pemerintah harus bijaksana dan arif dalam memutuskan rencannya dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat jangan sampai malah menjadi beban hidup.
“ Pemerintah jangan hanya ingin menaikkan harga BBM tetapi harus diimbangi dengan kebijakan pro rakyat dan meningkatkan daya beli rakyat yang tinggi,” kata politisi dari Partai Persatuan Pembangunan.
Akan tetapi, MPR juga mempersilahkan jika pemerintah ingin membatasi dan menaikkan BBM bersubsudi asalkan pada waktu yang tepat, dimana masyarakat sudah merasa kebutuhan dan kehidupannya meningkat, kata Lukman Hakim.
Melihat PAN sebagai partai koalisi menolak rencana pemerintah menaikkan BBM bersubsidi, ia mengatakan PPP tetap berkomitmen mengawal dan mendukung pemerintah SBY-Budiono tetapi PPP berharap pemerintah tidak mencabut BBM bersubdisi sekarang karena kondisi rakyat yang belum tepat.
Melihat pontensi alam Indonesia yang kaya akan minyak dan gas bumi, Lukman mengatakan kita perlu berpikir yang bijaksana dan perlu waktu jangka panjang untuk mengelola sumber daya alam yang dimiliki agar kita bisa mengekpolitasi secara mandiri agar tidak bergantung pada luar negeri.(AK/CN/HBT)
Minggu, 13 Maret 2011
Cornelis: Stok BBM Aman
Diposting oleh
Drs.Cornelis,MH
di
18.54
0
komentar
Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Gubernur

PONTIANAK--Ribuan jamaah yang merupakan para PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat nampak khusuk mendengarkan tausiah dari ustadz kondang KH Zainudin MZ saat peringatan Maulid NAbi Muhammad SAW 1432 H yang berlangsung di Pendopo Gubernur Kalbar, Jalan A Yani, Selasa (3/3).
Ustadz kondang yang biasa dikenal Dai Sejuta Umat ini menyampaikan ceramah dengan gaya khasnya yang selalu diselingi contoh-contoh kehidupan di dunia serta canda-canda yang mengkiaskan keadaan manusia saat ini yang disandingkan dengan keteladanan Nabi Muhammad SAW ketika dipercaya untuk mengurus negeri ini.
Dalam ceramahnya, Zainudin menyampaikan tiga keteladan dari Nabi Muhammad yang layak untuk ditiru bagi seorang abdi negara dan pemimpin masyarakat yakni menjadikan moral sebagai modal awal untuk melayani masyarakat, pandai menginventarisir aset dan selalu memiliki komunikasi vertikal dengan baik.
Zainudin menjelaskan menjadikan moral sebagai modal awal untuk melayani masyarakat disebabkan moral yang baik dan mulia seperti yang dimiliki Nabi Muhammad SAW, dapat menjadikan seorang abdi negara serta pimpinan akan memberikan pelayanan dari dalam hati dan bukan hanya dari akal saja.
Sementara itu abdi negara dan juga seorang pemimpin yang pandai menginventarisir aset akan menjadikan seorang yang pandai bersyukur serta tidak mudah sombong dengan apa yang saat ini ada.
“Hiduplah seperti filosofi tukang parkir, walaupun banyak kendaraan dari berbagai merk serta tipe tukang parkir tidak lantas sombong. Sebab seberapa pun kendaraan yang dipercayakan kepadanya dia hanya menganggap itu sebagai barang titipan dan ketika kendaraan itu diambil kembali oleh sang empunya kendaraan tukang parkir tetap tersenyum,” tuturnya di hadapan jamaah yang ditaksir sekitar 1.500 orang tersebut.
Dalam filosofi tersebut, Zainudin mengingatkan bahwa seperti itulah layaknya seorang pemimpin dan abdi negara dalam melaksanakan tugas kesehariannya, karena apa yang saat ini dimiliki tidak lebih dari sebuah barang titipan dari Allah SWT yang sewaktu-waktu datang dan pergi sehingga sang pemilik tidak merasa kecewa kepada manusia sebagai pihak yang dititipi, maka kewajiban menjaga adalah tugas terberatnya dan bukan malah sebaliknya merasa sombong dengan barang titipan tersebut.
Keteladanan Nabi Muhammad SAW yang juga harus diteladani adalah selalu memiliki komunikasi vertikal dan hal itulah salah satu bentuk pengakuan kepada yang lebih tinggi akan apa yang telah diperbuat.
“Sebagai hamba sudah selayaknya ingat kepada yang disembahnya dalam doa dan ibadahnya dan begitulah selayaknya pemimpin dan abdi negara yang selalu berkoordinasi kepada pimpinan akan apa yang telah dilakukan kepada masyarakatnya baik koreksi, arahan dan saran yang akan memberikan dampak positif terhadap hasil akhir sebuah pekerjaan,” imbuhnya lagi.
Sudah selayaknya kepemimpinan yang diamanahkan Allah SWT kepada setiap hambanya memiliki konsekuensi yang pada akhirnya menjadikan hal terbaik pada setiap bentuk pertanggungjawaban.
Pada kesempatan yang langka di Pendopo itu, Zainudin lagi-lagi menyampaikan bahwa budi pekerti dan ahlak dari Nabi Muhammad SAW patut diteladani dan dijadikan pegangan hidup bagi setiap orang.(AK/HBT)
Diposting oleh
Drs.Cornelis,MH
di
18.49
0
komentar
Rabu, 02 Maret 2011
TEKEN KERJASAMA

Ketua TP PKK Kalbar, Ny Frederika Cornelis, menandatangani MoU dengan BKKBN dalam rangka pembangunan keluarga berencana di Kalimantan Barat. FOTO AL/HBT
Diposting oleh
Drs.Cornelis,MH
di
18.07
0
komentar
DIALOG KADIN

Gubernur Cornelis memberikan cinderamata kepada ketua umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto, usai acara dialog antara Kadin dan Pemprov Kalbar, Selasa (1/3) di Pontianak. Hadir pula ketua Kadin Kalbar Santiyoso Tio dan ketua dewan pertimbangan Kadin Oesman Sapta. FOTO LBW/HBT
Diposting oleh
Drs.Cornelis,MH
di
18.05
0
komentar
Wariskan Generasi Sehat dan Cerdas

PONTIANAK--Gubernur Kalbar, Cornelis melantik Pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) di Hotel Mahkota, Senin (18/2).
Dalam sambutannya, Gubernur mengingatkan kepada pengurus melakukan sosialisasi dan pembelajaran kemasyarakat agar gemar makan ikan dengan berbagai metode sosialisasi.
“Tujuan untuk menggalakkan makan ikan sangat baik, karena ikan adalah makanan yang mengandung protein tinggi dan memiliki resiko yang kecil terhadap kesehatan dan dampak lainnya selama mengkonsumsinya dengan cara yang benar,” terang Cornelis.
Dengan menggalakkan mengkonsumsi ikan pada masyarakat, secara tidak langsung akan mendongkrak peningkatan gizi pada masyarakat terutama pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan sehingga. Gubernur berharap dengan meningkatnya konsumsi ikan ke depan generasi penerus memiliki tingkat kesehatan yang lebih baik serta berimplikasi kepada kualitas sumber daya manusia.
Diharapkan Forikan dan Ny. Frederica Cornelis sebagai Ketua umum, Gubernur berharap dapat segera menindaklanjuti dengan membentuk cabang-cabang Forikan di tingkat Kabupaten dan kota agar semakin efektif dalam menggalakkan gemar makan ikan.
Sementara, Frederica Cornelis saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa upaya ke depan akan lebih meningkatkan program selama ini telah disusun dan melakukan evaluasi dan peningkatan sehingga apa yang telah didapat dapat menjadi modal dasar untuk melangkah lebih maju.
“Sosialisai untuk menggalakan gemar makan ikan adalah kunci utama dan semua pihak memiliki kewajiban untuk turut serta didalamnya,” terang Frederica Cornelis usai pengukuhan.
Untuk memenuhi kebutuhan akan ikan baik ikan laut maupun ikan air tawar, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalbar sudah menyiapkan beberapa program untuk penyediaan ikan dimasyarakat diantaranya menggalakkan budidaya ikan lele kolam terpal, dimana masyarakat yang tergabung dalam kelompok kecil akan diberi modal usaha dan pelatihan untuk membudidayakan ikan lele.
“Se- Kalbar akan kita galakkan budidaya ikan lele sehingga diharapkan kebutuhan ikan lele dimasyarakat dapat disuplay oleh kelompok-kelompok pembudidaya tersebut,” terang Gatot Rudianto Kadis DKP.(AK/HBT)
Diposting oleh
Drs.Cornelis,MH
di
18.02
0
komentar
PENARIKAN UNDIAN BANK KALBAR

Gubernur Cornelis di dampingi Direktur Utama Bank Kalbar Sudirman HMY melakukan penarikan undian utama Bank Kalbar, Sabtu (26/2) di PCC. Penarikan Undian Bank Kalbar dilakukan di hadapan para undangan dan notaris. FOTO LBW/HBT
Diposting oleh
Drs.Cornelis,MH
di
17.58
0
komentar
Mendampingi Menteri Koperasi dan UKM di CU Pancur Kasih
Gubernur Kalbar Cornelis mendampingi Menteri Koperasi dan UKM RI, Syarifuddin Hasan meninjau kantor Credit Union (CU) Pancur Kasih TP Siantan, Pontianak
Diposting oleh
Drs.Cornelis,MH
di
17.50
0
komentar
SERAHKAN SK CPNS PROVINSI KALBAR

Gubernur Cornelis menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada CPNS di Pontianak, Kamis (24/2). Pemprov Kalbar mendapat tambahan formasi pegawai baru/calon pegawai negeri sipil daerah formasi tahun 2010 sebanyak 324 untuk pelamar umum dan 10 khusus untuk olahragawan dan pelatih olahraga berprestasi Provinsi Kalimantan Barat sesuai kriteria yang telah ditentukan oleh Menegpora RI. FOTO LBW/HBT
Diposting oleh
Drs.Cornelis,MH
di
17.47
0
komentar

Sep 2012
