Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata....

Jumat, 07 November 2008

Kapal Fast Crew Supplier 1605 Diluncurkan


PT. Steadfast Marine meluncurkan 2 buah kapal jenis Fast Crew Supplier 1605 yang melayani Crew pengeboran minyak dan juga merupakan komoditi ekspor kapal pertama dari Steadfast Marine yang diresmikan oleh Gubernur Kalbar Cornelis, Jumat(7/11) di Kabupaten Pontianak.

Dalam sambutannya Gubernur menyatakan penghargaan setinggi-tingginya atas kerja keras yang telah menampakkan hasil. “Saat dunia sedang mengalami kesulitan dan krisis keuangan, justru di Kalbar malah menerima banyak tenaga kerja, terutama di perusahaan galangan kapal ini, dan ini juga prestasi bagi Kalbar karena telah mampu mengekspor kapal, dan selaku pemerintah memberi dukungan penuh,” ungkap Gubernur.

Selain meresmikan peluncuran Kapal Fast Crew Supplier 1605, dalam acara ini juga dilakukan penyerahan Sertifikat ISO 9001:2001 yang merupakan kerja sama Indonesia Belanda.

Pada acara yang sama juga diteken memorandum of understanding (MoU) atau kesepakatan kerjasama untuk perakitan empat kapal baru tipe 1204. Tujuannya juga untuk ekspor.

Baca Selengkapnya...

Doakan yang telah Meninggal


Gubernur Kalbar Cornelis beserta keluarga mengikuti misa arwah yang dilaksanakan di Pendopo Gubernur yang dipimpin oleh Pastor Paulus Kota OFM, Cap. FOTO Lukas B Wijanarko/Borneo Tribune.

Pada bulan November bagi umat Katolik melakukan ibadah misa untuk memperingati arwah-arwah yang telah meninggal. Misa arwah dilakukan untuk mendoakan atau memberi pertolongan rohani kepada yang sudah meninggal.
Meskipun sudah meninggal, arwah orang beriman juga masih perlu ditemani. Melalui perayaan itu pula Gereja memohon cinta dan belas kasih Allah, serta pengampunan dosa bagi yang meninggal. Hal ini diungkapkan oleh Pastor Paulus Kota OFM. Cap saat memimpin ibadah Misa Arwah di Pendopo Gubernur Kalbar beberapa hari yang lalu.

“Kita menyakini bahwa arwah orang yang sudah meninggal tidak langsung kembali ke asalnya, kita berharap Tuhan mengampuni dosa-dosa yang telah ia lakukan semasa hidupnya, sehingga ia bisa kembali ke asalnya, dan saya juga menghimbau, juga menganjurkan bagi pemeluk agama Katolik untuk mendatangi serta membersihkan makam, serta berdoa, sebagai bentuk perhatian kita kepada orang tua kita yang telah meninggal,” katanya.

Dalam khutbahnya Paulus Kota juga meminta untuk manusia harus hidup jujur, rajin beribadah dan berbuat kebaikan, karena pahala itu akan Tuhan catat dalam buku kehidupan. Karena yang akan Tuhan tanya bukanlah apa agamamu, atau apa yang kau percaya, tetapi perbuatan baik apa yang telah engkau lakukan.

Dalam misa arwah ini juga turut mendoakan orang tua dari Gubernur Kalbar Cornelis yaitu bapak Yosef Rupinus Jamin Injah yang meninggal pada tanggal 4 Agustus 2005 dan ibu Maria Christina Uko yang meninggal pada tanggal 24 Mei 2008.

Orang tua dari Ny Frederika Cornelis bapak Albanus Ahon yang meninggal pada tanggal 29 Agustus 1991 dan ibu Elisabeth Katuyang yang meninggal pada pada tanggal 2 Oktober 1998.

Dan almarhum dari orang tua Munsin bapak Vinsensius Urep yang meninggal pada bulan maret 2003 dan ibu Antonia yang meninggal pada bulan Mei 1985. Selain itu turut didoakan pula almarhumah Yovita yang merupakan adik dari Gubernur Kalbar Cornelis. Misa ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya beserta istri Ny. Karyanti C.Sanjaya.

Baca Selengkapnya...

Gerakan Ketahanan Pangan Perlu Didukung Daerah


Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, mengimbau pemerintah kabupaten/kota se-Kalbar untuk mendukung program pemerintah pusat agar kembali menggalakkan gerakan tanam, tebar dan pelihara untuk ketahanan pangan.

"Dukungan gerakan tersebut sangat diperlukan agar apa yang dicita-citakan yaitu terwujudnya ketahanan pangan dan kesehatan keluarga yang didukung oleh perempuan dalam gerakan tanam, tebar dan pelihara, dapat terwujud," kata Cornelis.
Ia mengatakan, sasaran gerakan ini adalah melakukan penanaman pohon kehutanan, benih atau bibit tanaman pangan/hortikultura serta penebaran benih ikan di lahan masyarakat yang masih banyak menganggur.
Cornelis menambahkan, benih atau bibit yang ditanam atau ditebar, yaitu sagu, jagung, umbi-umbian, durian, rambutan, melinjo, kelapa.
"Sekecil apapun kegiatan dan gerakan ketahanan pangan yang telah kita lakukan akan berhasil apabila mendapat dukungan dari instansi terkait dan masyarakat," ujarnya.
Gubernur beserta Muspida sekitar pukul 11.00 WIB tadi siang melakukan penanaman berbagai pohon di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, serta penebaran benih ikan yang dilakukan di Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak.
Rencananya, puncak kegiatan gerakan tanam, tebar dan pelihara untuk ketahanan pangan akan dilaksanakan tanggal 1 Desember, di Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak.
Ia mengimbau, pada waktu bersamaan kegiatan tersebut dapat diikuti seluruh pemerintah dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar, sesuai surat imbauan Menteri Dalam Negeri Nomor: 080/2968/SJ, tanggal 2 Oktober yang meminta perhatian gubernur, bupati dan walikota se-Indonesia agar mendukung dan memfasilitasi gerakan tersebut.

Baca Selengkapnya...

Dekopin Tawarkan Rumah Murah dan Sehat


Gubernur Cornelis menerima rombongan DPP Dekopin di Pendopo Gubernur, (3/11). Program perumahan pegawai murah dan sehat ditawarkan kepada Pemprov Kalbar. FOTO Budi Rahman/Borneo Tribune

Dipimpin Ketua Harian DPP Dekopin Pusat, Bambang W. Suharto rombongan diterima langsung oleh Gubernur Cornelis di Pendopo Gubernur, Senin (3/11). Beberapa rencana program aksi dipaparkan oleh rombongan dewan koperasi.
Pada pertemuan ini Dekopin bermaksud menawarkan program kerjasama pembangunan Rumah sehat sederhana bagi para pegawai. Bambang W. Suharto yang mewakili Ketua Dekopin Adi Sasono, rombongan menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan mereka. “Biasa kalau mau Pemilu koperasi didekati partai-partai tapi kalau sudah lewat ditinggalkan,” canda Bambang membuka omongan.
Meski begitu Dekopin menurut Bambang sebagai wadah pembina koperasi di Indonesia tak pernah pesimis terhadap masa depan koperasi. Dukungan dan jejaring yang dimiliki Dekopin menjadi salah satu modal berharga untuk meneguhkan peran koperasi.
Berdiri sejak tahun 1947, Dekopin hadir di 33 provinsi dan lebih dari 400 kabupaten dan kota. Beberapa program yang telah mulai disampaikan oleh pengurus Dekopin kepada Gubernur.
Salah satu program yang sedang dilaksanakan adalah program kredit perumahan bekerjasama dengan Bapertarum bersama pihak perbankan. Contoh rumah koperasi di Sragen, Medan ditampilkan dalam slide OHP. Harga murah berkisar dari 17 sampai 54 juta
Kepada para tamunya yang datang dengan tawaran kerjasama, Gubernur Cornelis menyambut hangat para tamu dan program yang dibawanya. Hadir bersama sejumlah kepala dinas, biro dan badan Gubernur memberikan respon positif terhadap tawaran kerjasama tersebut. “Saya tahunya Pak Bambang ini di Komnas HAM saja. Rupanya di Dekopin beliau juga ada,” ujar Gubernur menyebut Bambang W. Suharto.
Kepada rombongan Dekopin, Gubernur menyebut beberapa daerah di Kalbar sudah menyiapkan sejumlah lahan untuk perumahan bagi pegawai. Kabupaten Melawi, Kapuas Hulu, Sintang, Sekadau dan Bengkayang.
Menurut Gubernur telah menyiapkan ribuan hektar lahan untuk dibangun ribuan rumah di daerah tersebut. “Tinggal tergantung bupatinya, paham nda dengan urusan ini,” kata Gubernur.
Setelah memberikan sambutan singkat terhadap program yang ditawarkan, Gubernur mempersilahkan satfnya untuk memberi respon terhadap tawaran yang disampaikan Dekopin.
M. Zeet Assovie, Kepala Bakomapin Provinsi menyambut positif program yang ditawarkan pihak Dekopin. Menurutnya pemerintah Kalbar pada prinsipnya ingin memberikan bantuan perumahan kepada pegawainya, namun begitu masih ada kendala yang harus dibenahi.
“Kalau bisa harga 17 atau 20 juta itu diterapkan kami pikir itu satu peluang bagus bagi kami. Namun satu hal yang menjadi kendala kami di Kalbar adalah masalah listrik. Ada beberapa perumahan yang sudah selesai dibangun tapi belum bisa ditempati karena belum ada listrik,” terang M. Zeet.

Baca Selengkapnya...

Tebar, Tanam, Pelihara


Krisis pangan dan ancaman pemanasan global menjadi momok manusia di Abad 21. Segenap daya dan upaya dikerahkan untuk mengantisipasi bahaya yang mengancam kelangsungan hidup manusia ini. Kalbar mencatatkan diri sebagai daerah yang siap mengantisipasi krisis pangan dan pemanasan global.

Melalui gerakan tebar, tanam, dan pelihara yang dipelopori Tim Penggerak PKK Kalbar, Pemprov menargetkan penanaman sejuta batang pohon di seluruh penjuru Kalbar. Pelaksanaan kegiatan penanaman pohon secara simbolis dilakukan oleh gubernur beserta sejumlah pejabat pemprov, bupati dan walikota, Selasa (4/11). Ibu-ibu PKK yang sebagian besar merupakan istri bupati, walikota dan pejabat-pejabat daerah terlihat ambil bagian dalam kegiatan yang memiliki manfaat jangka panjang itu.
Diawali dengan kegiatan pelantikan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalbar masa bhakti 2008-2013 di Balai Petitih. Gubernur bersama sejumlah pejabat daerah lainnya bertolak menuju kawasan Jembatan Kapuas II di Kabupaten Kubu Raya. Di lokasi yang telah dipersiapkan, Gubernur, Ny. Frederika, Bupati/Walikota bersama para istri masing memasukkan bermacam-macam pohon ke lubang yang telah digali. Bupati Kubu Raya, sebagai tuan rumah mendapat lobang paling depan diikuti bupati/walikota dan pejabat lainnya.
Usai menanam pohon tanjung, kepada wartawan peliput Gubernur menjelaskan maksud pelaksanaan gerakan tebar, tanam dan pelihara tersebut. Dengan nada bicara spontan dan cergas Gubernur Cornelis menjelaskan faedah penanaman pohon tersebut.
“Ini upaya kita agar bumi tidak makin panas. Supaya kita bisa wariskan bumi yang bagus untuk anak cucu kita,” kata Gubernur.
Pohon-pohon dan tanaman yang ditanam pada gerakan ini merupakan jenis tanaman yang termasuk produktif, sebagian merupakan jenis tanaman buah. Gubernur memiliki alas an tersendiri atas pilihan tersebut.
“Di Kalbar kita tanaman pangan untuk ganjal perut supaya tidak kelaparan rakyat kita,” ketanya jelas.
Frederika Cornelis, selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar menyebut kegiatan tebar, tanam, pelihara ini merupakan salah satu program unggulan yang didukung oleh pemerintah pusat. Melalui Pokja III yang membidangi urusan pekarangan dan tanaman pangan, pihaknya akan melakukan pengawasan dan penyebaran bibit pohon ke sejumlah kabupaten dan kota.
“Kegiatan tebar, tanam dan pelihara ini untuk mendukung ketahanan pangan. Seperti penanaman sukun, kelapa dan tanaman sayur mayor lainnya akan mendorong upaya ketahanan pangan di Kalbar,” kata Frederika.
Bupati Kabupaten Kubu Raya, Kamaruzzaman mengakui program ini memiliki manfaat besar untuk menghijaukan kembali daerah yang mulai terancam kritis. Selama masa pemerintahannya yang belum genap setahun pihaknya telah menanam lebih dari 3000 pucuk pohon.
“Kita menanam pohon yang sesuai dengan kondisi lahan dan struktur tanah yang ada. Target kita akhir Desember ini akan kita tanam setidaknya lima ribu pohon di seluruh wilayah Kubu Raya,” ungkap Penjabat Bupati ini.
Kepala Dinas Pertanian, Hazairin menyebut rencana Pemprov menanam tak kurang dari satu juta pohon di Kalbar. Dinas Pertanian sendiri dalam program ini menymbang 15 ribu batang pohon ke sejumlah daerah.
Tak berhenti di satu titik, gerakan tebar, tanam dan pelihara pohon yang dimotori PKK juga dilakukan di tempak lain. Di lokasi Sekolah Terpadu, di Kawasan Parit Mayor rombongan Gubernur sempat melakukan penanaman pohon secara simbolis.□Budi Rahman/Borneo Tribune, Pontianak

Baca Selengkapnya...

Bank Kalbar Terbaik Nasional


Meski berada jauh dari pusat kekuasaan Republik Indonesia, Bank Kalbar yang berada di Provinsi Kalimantan Barat dan merupakan bank milik pemerintah daerah ini dapat bersaing pada kancah Nasional dalam hal pemberian pelayanan kepada publik sehingga memperoleh penghargaan Piala Citra Pelayanan Prima (CPP) 2008 yang gawenya diusung oleh Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara.

Untuk unit pelayanan publik terbaik ini, Bank Kalbar yang pada saat penilaian diwakili oleh Bank Kalbar Cabang Sanggau berhasil menyabet satu piala Citra Pelayanan Prima dan hal ini merupakan kali kedua Bank Kalbar memperoleh penghargaan yang disampaikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/10). Pada kesempatan itu juga dihadiri oleh Gubernur Kalbar, Bapak Drs. Cornelis, MH.
Direktur Utama Bank Kalbar Djamaluddin Malik, SE, MM yang hadir di Istana Negara didampingi Musafir, SE selaku Pemimpin Bank Kalbar Cabang Sanggau usai menghadiri acara penerimaan penghargaan kepada wartawan menyatakan, keberhasilan Bank Kalbar Cabang Sanggau memperoleh Piala Citra Pelayanan Prima tersebut merupakan buah dari kerja keras para pegawai Bank Kalbar. "Semua keberhasilan ini merupakan upaya semua elemen. Kita jangan menunggu, tapi menyadari diri sebagai sahabat nasabah. Dan sebagai sahabat kita harus terus berusaha membantu nasabah," ungkap Djamal seraya diamini oleh musafir.
Sementara itu, Presiden SBY dalam sambutannya menyampaikan sudah saatnya mengubah paradigma abdi negara atau abdi rakyat, dari budaya dilayani menjadi budaya melayani. “Jangan dibalik,” SBY menegaskan. “Dalam sistem demokrasi, dalam NKRI, mari betul-betul kita memberikan pelayanan terbaik pada rakyat kita. Kita senang bahwa sejumlah kemajuan telah dicapai meskipun masih banyak lagi pekerjaan rumah kita. Kita ingin betul-betul suatu saat Indonesia memiliki pelayanan terbaiknya, memiliki tata pemerintahan yang baik dan memiliki birokrasi yang baik pula,” SBY menambahkan
Meski demikian, Presiden menilai, pekerjaan rumah melayani masyarakat masih tetap banyak meski telah dilakukan pembenahan. Budaya yang meminta dilayani meski dikikis menjadi budaya melayani.
Masyarakat Kalimantan Barat sudah sepatutnya berbangga diri, karena Bank Kalbar sebagai satu-satunya bank milik pemerintah daerah Kalimantan Barat yang juga merupakan Bank milik masyarakat Kalimantan Barat selama tahun 2008 ini telah memperoleh berbagai penghargaan tingkat nasional, dimulai dari diperolehnya “Golden Trophy” dari majalah perbankan Infobank sebagai bank dengan kinerja terbaik selama 8 tahun berturut-turut, 5 (lima) penghargaan prestisius sekaligus pada gawe akbar “The 5TH Award and The 1ST Cup Islamic Finance Award and Cup 2008” yang dilansir oleh Karim Business Consulting di Cendrawasih Room, Jakarta Covention Center 10 Mei 2008 yang lalu untuk kategori perbankan syariah dengan total asset di bawah Rp.500 Milyar, yaitu 1st Rank The Most Efficient Sharia Unit, 1st Rank The Most Profitable Sharia Unit, 1st Rank The Most Prudent Sharia Unit, 3rd Rank The Most Expansive Earning Asset Sharia Unit dan 3rd Rank The Best Sharia Unit dan “Unit Usaha Bank Dengan Prinsip Usaha Syariah Terbaik 2008” untuk kategori Aset kurang dari Rp.100 Milyar versi majalah Investor.
Direktur Utama Bank Kalbar Djamaluddin Malik, SE, MM menambahkan bahwa guna melayani masyarakat Kalimantan Barat, manajemen Bank Kalbar akan terus menebar jaringan pelayanan Bank Kalbar keseluruh wilayah Kalimantan Barat, untuk saat ini kartu ATM Bank Kalbar sudah dapat ditarik pada seluruh jaringan ATM Bank Kalbar yang sudah live pada sejumlah daerah Kabupaten dan kecamatan, antara lain di Mempawah, Pemangkat, Sambas, Bengkayang, Ngabang, Sekadau, Sanggau, Sintang, Nanga Pinoh dan Putussibau, kemudian akan segera menyusul di bulan November pada Kota Singkawang dan Ketapang, selain daripada itu kartu ATM Bank Kalbar juga telah dapat di dipergunakan pada lebih dari 16.500 jaringan ATM Bersama diseluruh Indonesia di mana selain fiture tarik tunai dan inquiry saldo dapat pula dipergunakan untuk transfer antar rekening ke lain bank yang telah menjadi anggota ATM Bersama.
Djamal mengharapkan dengan penambahan fiture ini dapat melengkapi kemudahan layanan yang telah ada pada Bank Kalbar, masyarakat Kalbar dapat terus mengakrabkan diri dengan produk-produk dan layanan Bank Kalbar seperti Simpeda dan Taserna, Deposito, Giro, berbagai produk pembiayaan seperti kredit Kapuas, CCC, Kredit Konstruksi, dll, Bank Kalbar juga menyediakan jasa Safe Deposit Box yang telah tersedia pada Cabang Pontianak, Mempawah, Sambas, Ngabang, Sanggau dan Nanga Pinoh serta layanan syariah pada Bank Kalbar Syariah antara lain tabungan Tadharus, Tawakal dan Taharoh, Deposito Mudharabah, Giro Mudharabah serta layanan pembiayaan kepada para pegawai negeri sipil dan pegawai swasta yang membutuhkan dana melalui skim Piutang Murabahah dan layanan pembiayaan kepada para pengusaha yang membutuhkan tambahan modal guna pengembangan usaha maupun pengerjaan suatu proyek melalui skim Pembiayaan Mudharabah atau Pembiayaan Musyarakah.
Atas nama pengurus Bank Kalbar, Djamaluddin Malik, SE, MM mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setingginya kepada nasabah dan seluruh masyarakat Kalimantan Barat yang telah mempercayakan pengelolaan keuangannya kepada Bank Kalbar dan diharapkan kedepan kepercayaan masyarakat kepada Bank Kalbar akan terus tumbuh dan berkembang secara sustainable, dan tidak lupa terima kasih disampaikan kepada Bank Indonesia Pontianak, BPK-RI perwakilan Kalbar yang telah memberikan pembinaan dan tuntunan selama ini, ucapan terima kasih dan penghargaan juga kami sampaikan kepada pemilik (Gubernur Kalbar, Bupati/Walikota se Kalbar) dan DPRD Propinsi, Kabupaten/Kota se Kalbar serta seluruh karyawan/karyawati Bank Kalbar yang telah bekerja keras dalam rangka mendukung sepenuhnya pengembangan Bank Kalbar. (rilis)

Baca Selengkapnya...

Gubernur Ikut Mengayuh Sepeda


Peluh masih membasahi wajah Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, sewaktu meladeni pertanyaan sejumlah wartawan di Taman Alun Kapuas, Minggu pagi.

Cornelis bersama sekitar 1.700 orang dari berbagai kalangan dan daerah di Kalbar mengikuti kegiatan sepeda santai untuk memperingati Sumpah Pemuda yang digelar Taruna Merah Putih.
Jarak yang ditempuh lumayan jauh, sekitar 10 kilometer dengan menyusuri jalan-jalan utama di Kota Pontianak. "Sudah lama tidak bersepeda," kata Cornelis.
Menurut dia, bersepeda sangat relevan dalam kaitan dengan isu pemanasan global, diantaranya menjaga lingkungan dari asap kendaraan. Selain itu, dapat menghemat bahan bakar minyak mengingat fluktuasi harga minyak mentah di pasar internasional yang sulit diprediksi.
Sepeda menjadi salah satu alat transportasi untuk aktivitas sehari-hari. Tren munculnya berbagai komunitas bersepeda dapat mendobrak birokrasi hubungan strata sosial dan hierarki jabatan ke arah yang positif. "Bersepeda juga membuat badan menjadi sehat," kata dia.
Ia hanya menjawab "rahasia" ketika ditanya apakah bersepeda kali ini mengingatkannya dengan kenangan bersama sang istri, Frederika, sewaktu masih muda.
Peserta sepeda santai yang dilanjutkan dengan "criterium race" itu melebihi target yang diperkirakan panitia. "Target panitia hanya seribu orang," kata Dedy, salah seorang panitia.
Selain Cornelis, sang istri dan Karol, putrinya yang juga Ketua Taruna Merah Putih Kalbar, ikut mengayuh sepeda. Terlihat pula Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya dan istri, Sekretaris Daerah Syakirman dan istri, Direktur Umum Bank Kalbar Jamal Attamimi, Walikota Pontianak Buchary Abdurrahman dan Ketua Badan Pemuda Olahraga dan Pemberdayaan Perempuan (Bapora PP) Kalbar Utin Kusumawaty.

Baca Selengkapnya...

Bersepeda Cara Santai Membangkitkan Nasionalisme


Banyak cara dilakukan guna meningkatkan kembali semangat nasionalisme. Semangat di mana seluruh bangsa ini merasa satu bangsa, satu bahasa dan satu tanah Air, Indonesia.

Taruna Merah Putih sebagai salah satu dari sekian banyak organisasi kepemudaan mencoba mengembalikan semangat nasionalisme tersebut dalam bentuk kegiatan santai dan dapat diterima masyarakat luas. Fun Bike dan Criterium Race 2008 dalam rangka peringatan 80 tahun Sumpah Pemuda.
Kegiatan dilaksanakan Minggu (2/11) kemarin di depan Kantor Walikota Pontianak. Diikuti ribuan warga menggunakan sepeda dari berbagai jenis. Acara dilepas oleh Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis pada pukul 06.00 Wib. Tampak hadir Sekretaris Daerah Kalbar, Syakirman, Kepala Bapora PP Kalbar, Utin Kusumawaty, Walikota Pontianak, Buchary Abdurrahman dan jajaran Muspida Kalbar serta Pemkot Pontianak.
Ketua DPD Taruna Merah Putih, Karolin Margret Natasya menuturkan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peringatan sumpah pemuda. Pihaknya telah melakukan survei di Kalbar, khususnya Pontianak. Ternyata komunitas sepeda di kota ini cukup besar. Untuk itu Taruna Merah Putih berinisiatif menyelenggarakan kegiatan santai yang dapat meningkatkan dan menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan remaja.
Saat ini pemuda Indonesia tidak lagi dihadapkan pada masa peperangan. Namun dihadapkan pada ancaman diintegrasi bangsa. Perbedaan agama, suku, daerah, kondisi politik, ekonomi kadang membuat terjadinya perselisihan. Banyaknya ancaman nasionalisme itu membuat warga harus waspada. Untuk meningkatkan pemahaman nasionalisme melalui berbagai hal yang tidak rumit dan serius. Seperti musik, lagu dan olahraga, menjadi solusi alternatif.
Menurut Putri Gubernur Kalbar ini, dengan bersepeda dapat meningkatkan rasa kebersamaan di antara warga. Dalam konteks hubungan sosial, bermunculnya trend kelompok bersepeda akhir-akhir ini mampu mendobrak birokrasi hubungan strata sosial dan hirarki jabatan ke arah positif. Semua kelompok menanggalkan atribut kekuasaan dan kepentingannya. Semua berbaur dalam semangat solidaritas dan persatuan yang kuat.
Sementara itu Gubernur Kalbar, Cornelis dalam sambutannya menyampaikan bahwa di tengah maraknya isu Global Warming, olahraga bersepeda atau melakukan aktivitas dengan bersepeda di samping membuat sehat juga relevan dalam menjaga lingkungan. Cornelis berharap dapat meningkatkan kembali prestasi atlet Kalbar baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu dia menginginkan agar kegiatan ini benar-benar memberikan kontribusi nyata terciptanya pemuda-pemudi yang sehat serta peduli lingkungan melalui olahraga bersepeda.
Walikota Pontianak, Buchary Abdurrahman yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan bersepeda merupakan olahraga bermanfaat. Dari segi kesehatan olahraga ini dapat membakar banyak kalori, tergolong olahraga ringan dan baik untuk kesehatan jantung.□Rizky Wahyuni/Borneo Tribune, Pontianak

Baca Selengkapnya...
 
Copyright  © 2007 | Design by uniQue             Icon from : FamFamFam             Powered by Powered By Blogger